Sponsor

Sponsor
LIVE CASINO INDONESIA

KOLEKSI

Friday, November 19, 2010

PTK BIMBINGAN KONSELING 025

Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP XXX Melalui Layanan Bimbingan Konseling Dengan Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Guru Bimbingan Konseling Dengan Siswa Pada Tahun Pelajaran XXX

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Konseling menjadi bagian integral dari pendidikan di sekolah sejak diberlakukanya kurikulum 1975. Konseling memiliki sebutan yang beragam dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Beberapa istilah yang lazim digunakan disekolah adalah GC (Guidance and Counseling), BP (Bimbingan dan Penyuluhan), serta BK (Bimbingan dan Konseling).  Personil yang bertugas menangani juga mendapat sebutan yang berbeda – beda seperti  guru GC, guru BP, guru BK, pembimbing dan konselor. Undang – undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 1 (ayat) 6, mengukuhkan sebutan konselor serta menegaskan konselor sebagai pendidik.

Layanan dan bimbingan konseling di sekolah menengah pertama (SMP) didasarkan atas PP No. 28 Tahun 1990, Bab X Pasal 25 ayat(1) yang menyatakan bahwa bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada siswa dalam upaya menemukan pribadi, mengenal lingkungan dan merencanakan masa depan. Berdasar pedoman bimbingan dan penyuluhan siswa di sekolah menengah pertama tahun 1995/1996, layanan bikbingan dan konseling bertujuan agar para siswa dapat mewujudkan diri sebagai pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, pelajar kreatif, dan pekerja produktif.
Berdasarkan hal tersebut diatas peranan bimbingan konseling kepada siswa di sekolah sangat penting. Jika mencermati perkembangan dunia pendidikan yang sangat pesat saat ini, dimana masing – masing sekolah berusaha untuk mampu bersaing dalam meningkatkan kualitas pengajarannya terutama dalam kegiatan belajar mengajar. Bimbingan dan konseling muncul sebagai solusi bagi sekolah dalam membantu siswanya mencapai prestasi belajar yang optimal.
Dewasa ini para siswa dihadapkan kepada berbagai macam persoalan yang timbul akibat dinamika masyarakat modern. Hal ini tidak bisa dipungkiri bahwa persoalan yang mereka hadapi berdampak terhadap prestasi belajar mereka di sekolah. Misalnya permasalahan yang berhubungan dengan kemampuan intelektual, kondisi fisik dan kesehatan akan mengakibatkan siswa sulit menyesuaikan diri dengan teman-temannya yang normal hal ini tentu berpengaruh terhadap proses belajar mereka di kelas. Kesulitan – kesulitan yang mereka hadapi merupakan bagian dari proses pembelajaran pribadi masing – masing dari mereka. Menyingkapi permasalahan seperti diatas sekolah berkewajiban membantu siswa untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi sehingga tujuan pembelajaran di sekolah dapat tercapai
Ketidakmampuan siswa dalam menghadapi hambatan – hambatan yang dialamainya akan mengakibatkan siswa menjadi pemalas, kegiatan – kegiatannya tidak terarah dan sulit dikontrol, egonya tinggi, ingin berhasil tanpa jerih payah yang seharusnya dilakukan, mudah frustasi dan mudah tersinggung, apabila pada saat resesi ekonomi dunia seperti dunia sekarang ini dimana tantangan selalu muncul. Salah satu penanggulanganya adalah perlunya kehadiran petugas bimbingan dan penyuluhan disekolah adalah diutamakan dalam hubungannya dengan proses belajarnya disekolah maupun dirumah.
Program bantuan yang dilaksanakan oleh petugas bimbingan dan penyuluhan (BP) di sekolah, dalam menjalankan tugasnya, petugas bimbingan dan penyuluhan harus dapat menjalin kerja sama yang baik dengan perangkat pendidikan yang lain seperti : Kepala Sekolah, Guru, Petugas Tata Usaha, Penjaga Sekolah bahkan masyarakat sekitarnya.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut diatas maka penulis mengemukakan sebuah judul penelitian yaitu tentang “Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa SMP XXX Melalui Layanan Bimbingan Konseling Dengan Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Guru Bimbingan Konseling Dengan Siswa Pada Tahun Pelajaran XXX”

B. Definisi Operasional Variabel
Dalam hal ini penulis membatasi pada judul tersebut diatas dengan mengemukakan hal – hal sebagai berikut :
1. Bimbingan (Guidance)
Pengertian bimbingan disini adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu – individu dalam menghindari atau mengatasi kesulitan – kesulitan di dalam kehidupannya agar individu atau sekumpulan individu – individu itu dapat mencapai kesejahteraan dalam hidupnya.
2. Penyuluhan
Penyuluhan adalah suatu hubungan yang bersifat pribadi, yang dapat dilakukan dengan bertatap muka, dengan tujuan agar dapat mengambil keputusannya sendiri dalam menyelesaikan masalah – masalah yang dihadapinaya.
3. Pengertian Belajar
Belajar adalah suatu proses perubahan kegiatan reaksi terhadap lingkungan, perubahan tersebut tidak dapat disebut belajar apabila disebabkan oleh pertumbuhan atau keadaan sementara seorang seperti kelelahan atau yang disebabkan oleh obat – obatan. Perubahan kegiatan yang dimaksud adalah mencakup pengetahuan kecakapan dan tingkah laku. Belajar adalah dengan kematangan.
4. Aktivitas Belajar
Aktivitas belajar dari activity (bahasa Inggris) yang berarti pelajaran atau kegiatan. Aktifitas disini adalah suatu kegiatan yang dilakukan siswa dalam rangka memperoleh pengetahuan dan pengalaman – pengalaman dalam proses belajar disekolah.
Aktifitas belajar siswa meliputi :
a) Peran serta siswa dalam kegiatan belajarnya di sekolah tanpa menunggu perintah dari guru.
b) Kesiapan siswa dalam kegiatan belajar mengajar tentang keperluan – keperluan atau perlengkapan – perlengkapan yang dibutuhklan dalam kegiatan belajar mengajar.
c) Kemampuan Siswa  dalam merencanakan, melaksanakan strategi belajarnya bail di sekolah maupun di rumah.
5. Prestasi Belajar
Prestasi belajar merupakan hasil yang dicapai dalam proses belajarnya sesuai dengan aktifiatas dan kemampuan siswa. Pada umumnya prestasi belajar siswa itu dinyatakan dalam bentuk nilai berskala. Siswa dapat dikatakan berprestasi tinggi apabila hasil belajarnya adalah di atas nilai rata – rata kelas.

C. Batasan Masalah
Dalam penyelidikan ini penulis akan membatasi pada masalah :
1. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan dalam membantu siswa yang lambat dalam belajar Matematika nya, pada siswa SMPN XXX
2. Pelayanan bimbingan dan penyuluhan dalam meningkatkan prestasi belajar Matematika.

D. Rumusan Masalah
Dalam perumusan masalah ini dapat penulis kemukakan hal – hal sebagai berikut :
Apakah bimbingan dan penyuluhan di SMPN XXX dapat membantu Individu yang lambat belajarnya untuk meningkatkan prestasi belajar bidang studi Matematika pada siswa kelas XXX?

E. Tujuan Penelitian
Berdasar atas perumusan masalah di atas, maka tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk memperoleh data tentang usaha yang telah dilakukan oleh petugas bimbingan dan penyuluhan terhadap aktifitas siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya di sekolah
2. Untuk mengetahui sampai sejauh mana petugas bimbingan dan penyuluhan dalam mengarahkan para siswanya dalam kegiatan belajarnya secara kontinyu.

F.    Manfaat Penelitan
Adapun maksud penulis mengadakan penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai :
1. Menambah pengetahuan dan wawasan penulis tentang peranan guru BP dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah.
2. Sumbangan pemikiran bagi guru BP dalam mengajar dan meningkatkan pemahaman siswa atas peran dan fungsi BP di sekolah.

DOWNLOAD LANJUTAN BAB DISINI!!

1 comment:

  1. Postingan yang cukup membantu, pak.
    Makasih untuk share nya

    ReplyDelete